BERITA

SATGAS-MAPELLA DISTRIBUSIKAN LOGISTIK DAN EVAKUASI DENGAN PERAHU BOTOL

@@IMG_20141225_134632Oleh:
Yuni Marginingsih
(Badai Kawah/2014)

Bencana banjir yang melanda sebagian wilayah Kabupaten Bandung menjelang akhir Desember 2014, membuat lebih dari 12 ribu pengungsi tersebar pada posko-posko darurat. Sebagian warga lainnya, enggan meninggalkan rumah meski banjir bisa mencapai 2 meter, dengan alasan menjaga rumah dari berbagai kemungkinan, salah satunya persoalan pencurian yang kadang masih tejadi di wilayah bencana. Ribuan relawan dari berbagai organisasi terjun dalam upaya membantu penanggulangan bencana banjir tersebut, tak terkecuali Mahasiswa Pecinta Alam Langlangbuana (Mapella –Unla).

Satuan Tugas (Satgas) Mapella dalam Penanggulangan Bencana Banjir Kab. Bandung, pada 25-28 Desember lalu, telah menerjunkan 15 personil yang terlibat dalam penggalangan dana dan bantuan lainnnya, dan 12 personil yang bertugas melakukan evakuasi korban dan pengiriman logistik kepada para korban yang tersebar di posko-posko darurat. Tim Satgas Mapella, bertugas di wilayah Kecamatan Bojongsoang, yang merupakan daerah pertemuan antara Sungai Citarum dengan Sungai Cikapundung.

@@IMG_5901-RecoveredDansatgas Mapella, Hendra “Bogel” Hidayat, pada Kamis (25/12/2014), mengatakan, bahwa dalam kegiatan di lapangan, Tim Mapella telah menerjunkan satu tim kecil dengan dukungan perahu botol, yang telah membantu mengevakuasi warga yang terjebak di daerah banjir. Selain itu, melalui bantuan dari berbagai kalangan dari Sivitas Akademika Unla (dosen, mahasiswa, dan karyawan),dalam 1 hari penggalangan dana, telah terkumpul uang sebesar kurang lebih 1 juta 8 Ratus Ribu rupiah, dan telah dialokasikan untuk pembelian air mineral, mie instant, sardencis, susu, alat pembersih, sabun anti-kuman, dll.

Hendra juga menjelaskan, bantuan dari Sivitas Akademika Unla dalam penggalangan dana yang singkat, selama 2 hari tersebut, telah didistribusikan kepada warga RW 10, Bojongsoang, Kab. Bandung. Warga RW 10 berada pada salah satu wilayah yang terisolir, mengingat jarak yang sedikit jauh dari jalan raya, dan dari arah Cijagra, harus melawati Sungai Cikapundung, yang saat banjir kemarin, telah meluap hingga tidak lagi jelas antara batas sungai dengan pemukiman warga, karena air sungai yang sudah setinggi dada orang dewasa hingga dua meter lebih.

@@IMG_20141227_125544“Beberapa kali, kami terjebak cuaca hujan, bahka saat melintasi Sungai Cikapundung. Saat air secara cepat meninggi, akibat hujan besar di daerah Bandung. Satu-satunya penunjuk kami dalam melintas sungai adalah sisa besi jembatan yang sedikit masih lebih tinggi dari permukaan air, sekitar 20 cm,” tutur Hendra.

Sementara menurut Tim Pengarah Satgas Mapella, yang juga terjun ke lapangan, Indra Yudha Pratama, distribusi dan wilayah evakuasi harus benar-benar tepat sasaran. “Bantuan yang kami berikan tidaklah banyak, dan pada tanggal 29 Desember, kami kembali ke lokasi denga tim kecil untuk membantu Panitia dari Pascasarjana Unla dalam pendistribusian logistik ke daerah yang sama. Karena itu kami tidak ingin bantuan kami terbuang percuma atau kurang tepat sasaran. Penentuan lokasi pendistribusan ini, merupakan hasil tim pionir yang sudah bergerak lebih awal mengitari lokasi banjir dengan menggunakan perahu botol untuk melakukan survey sambil melakukan evakuasi beberapa korban pada hari pertama penugasan di lokasi banjir,” demikian Indra.

@IMG_20141227_131544Adam “Cengos” Bidang Operasi Satgas Mapella mengatakan, bahwa meskipun untuk sementara seluruh tim telah ditarik ke Posko Satgas di Sekretariat Mapella-Unla, kesatgasan belum dibubarkan. “Kami masih membuka posko bantuan uang, sembako, pakaian, dan obat-obatan. Rencana operasi kami selanjutya adalah pengriman bantuan logistik. Tidak menutup kemungkinan tim evakuasi dengan perahu botol akan kembali diterjunkan jika keadaan kembali memburuk,” tutur Adam, ia juga menjelaskan, dalam evakuasi yang telah terlaksana saat ini tersebar ke 5 RW yang berbatasan dengan Kecamatan Dayeuh Kolot, Kecamatan Bojongsoang, dan Baleendah.

Leave a Reply

Your email address will not be published.